PAN: Pertanian Merosot Akibat Anggaran Minim

oleh -Dibaca : 786
Photo: H Udin Kusnaedi, SE, MSi

INILAHKUNINGAN- Vonis sektor pertanian sebagai kontributor terbesar status Kuningan sebagai Kabupaten Termiskin di Jawa Barat, disoroti Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Meski memprihatinkan, vonis tersebut, justru membuat partai berlambang matahari itu, berterimakasih.

“Saya sangat berterimaksih ke pak sekda, bahwa petani, pertanian diketahui menjadi satu indikator utama Kuningan termiskin di Jabar. Ini harus menjadi warning bagi eksekutif,” ungkap Ketua Fraksi PAN DPRD Kuningan, H Udin Kusnaedi, Rabu (03/02/2021), kepada InilahKuningan

Ketika eksekutif sudah tahu penyebabnya, eksekutif juga tentu sudah tahu solusinya. Sikapi sektor pertanian secara serius, fokus. Tidak optimalnya sektor pertanian, bisa diukur dari seberapa banyak anggaran yang disediakan eksekutif untuk pertanian.

BACA JUGA :  PAN Sebar Gratis 3 Ton Benih Padi

“Ingat, pemerintah hadir untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Udin, yang juga Anggota Komisi 2 DPRD Kuningan, mengingatkan

Udin membeberkan, setiap tahun, termasuk terakhir tahun 2020, anggaran pertanian sangat kecil. Ia meminta dinaikkan pun, tidak kunjung dinaikkan. Sekarang, disaat pertanian menjadi indikator besar kemiskinan, Ia ingin tahu apakah anggaran pertanian tahun ini besar, atau masih kecil.

BACA JUGA :  46 Pasangan PNS Kuningan Terpaksa Cerai, 50% Akibat Covid

“Kalau ingin angka kemiskinan menurun, terutama dari sektor pertanian, ya disupport anggaran pertaniannya. Jangan sampai tahun depan, Kuningan jadi kabupaten termiskin lagi,” seloroh Udin

Ketua DPD PAN Kuningan ini, selalu meminta melalui dinas pertanian, tolong anggaran pertanian dibesarkan. Sebab masyarakat Kuningan ini sebagian besar masyarakat petani. Produksi pertanian, untuk kebutuhan pangan masyarakat. Tidak akan ada habisnya. Kalaupun dijadikan bisnis professional, ini bisnis bagus.

BACA JUGA :  PAN Pertanyakan Status Nuzul Rachdi

PAN sendiri seringkali memberikan bantuan pertanian, seperti 3 ton benih padi, meskipun masih sedikit. Tapi pemerintah daerah, tentu harus lebih peduli, karena punya anggaran besar.

“Maka di push lah, anggaran sebesar-besarnya buat sektor pertanian. Karena indikator kemiskinan Kuningan, sudah jelas,” pungkas politisi asal Desa Sukamukti ini./tat azhari   

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *