INILAHKUNINGAN- Rekontruksi kasus pembunuhan IM (43), seorang Hansip, warga Desa Bakom, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, oleh istrinya sendiri bersama tiga pelaku lain, di Mapolres Kuningan, Kamis (13/6/2024), mengerikan.

Sebanyak 37 adegan ditunjukan para tersangka sesuai peran mereka, dalam menghabisi nyawa korban. Mereka adalah, Y (38) istri korban, AN alias TJ (43) eksekutor, DS (32) dan DJ (29) berperan mengawasi situasi saat proses pembunuhan.

Reka ulang disaksikan Tim Kejaksaan Negeri Kuningan, juga sejumlah saksi. “Sengaja lokasi rekontruksi dilakukan di Mapolres Kuningan demi keamanan dan kelancaran,” ujar Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian, melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP I Putu Ika Prabawa, kepada InilahKuningan

Disebutkan Putu, ada 37 adegan proses pembunuhan, meskipun jumlah adegan itu masih bisa bertambah atau berkurang. Beberapa adegan, juga ditunjukan oleh setiap tersangka sesuai peran. Namun tepat adegan ke 21, tersangka AN melakukan tindakan yang berakibat korban tewas.

AN menghantamkan sebuah batu ke kepala korban saat kondisi terbaring lemah. Korban masih sempat terbangun, tapi kembali dihantam batu pada adegan ke 22 dan ke-23.

Putu juga membongkar, bahwa sebelum aksi, para tersangka sempat menenggak minuman keras dan berkumpul di dapur rumah korban.

Seperti diketahui, kisah cinta segitiga berujung maut di Desa Bakom ini, akhirnya terungkap. Satreskrim Polres Kuningan berhasil mengamankan 4 pelaku istri korban YA (38), AN (43) sang eksekutor yang ternyata merupakan selingkuhan istri korban yang sempat kabur, juga DJ (29) dan DS (32). Para pelaku tersebut berhasil diringkus hanya dalam kurun waktu kurang dari 2×24 jam.

IM (43) tewas, awal ditemukan didepan rumahnya dengan luka parah di bagian kepala pada Jum’at (24/5/2024). Warga geger. Mula istri korban Y mengaku korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Hanya saja, hasil dari olah TKP polisi menemukan banyak kejanggalan. Setelah penyelidikan dan keterangan para saksi, polisi pun berhasil mengungkap tabir kematian IM.

Dari hasil penyelidikan, polisi menyimpulkan, bahwa tewasnya IM akibat pembunuhan berencana oleh istri korban sendiri. Tersangka AN, sang exsekutor sempat kabur ke Kabupaten Karawang, tapi berhasil tertangkap saat pengejaran selama 2 hari.

Seluruh pelaku merupakan warga Kuningan. Mereka terancam hukuman seumur hidup dengan pasal yang disangkakan. Yaitu Pasal 340 KUHPidana dan Pasal 55 ayat (2) KUHP./tat azhari