Kuningan Zona Level 3! Pariwisata Dibuka, Belajar Bisa Tatap Muka

oleh -
Photo: H Acep Purnama

INILAHKUNINGAN- Kabupaten Kuningan resmi ditetapkan masuk Zona PPKM Level 3. Turunnya zona ini, membuat masyarakat sedikit bisa bernafas lega. Sebab dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kuningan Nomor 443.1/1897/Huk tentang PPKM Level 3 Covid 19, banyak aktivitas masyarakat dilonggarkan.

Yang sangat ditunggu, ialah bisa beroperasinya pariwisata hingga 16 Agustus. Syaratnya prokes ketat, dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 dengan tingkat kunjungan 25% dari kapasitas objek wisata.




Kemudian, pembelajaran di sekolah diperbolehkan tatap muka terbatas, atau pembelajaran jarak jauh. Kalau belajar tatap muka kapasitas maksimal 50%. Terkecuali SDLB, MILB, dan SMLB, MALB maksimal 62% hingga 100%. PAUD maksimal 33%.

Begitu tempat ibadah dibuka, juga dengan pembatasan 25%. Pusat perbelanjaan tetap dibuka sampai pukul 20.00, kapasitas pengunjung maksimal 25%. Adapun tempat mainan anak, ditutup.  Termasuk seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan masih ditutup. Begitu fasilitas umum ditutup.

Akad nikah boleh, tapi dibatasi keluarga inti. Resepsinya, hanya boleh 20 undangan. Tidak makan ditempat pula. Khitanan di dokter, atau mantri juga hanya oleh keluarga inti.

“Semua aktivitas yang dilonggarkan, tetap harus prokes ketat. Jangan kendor,” tegas Bupati Kuningan, H Acep Purnama, Selasa (10/08/2021), kepada InilahKuningan

Pemkab bersama TNI, Polri dan Tim Gugus Covid 19 akan terus melakukan penagakan disiplin baik berupa peringatan sampai pencabutan izin usaha apabila terjadi pelanggaran aturan ini./tat azhari  

BERITA LAINNYA

One thought on “Kuningan Zona Level 3! Pariwisata Dibuka, Belajar Bisa Tatap Muka

  1. Kecewa dangan adanya pembagian bansos…karna bnyak sekali yg tidak tepat sasaran.bansos covid ,,untuk yg terdampak covid…tapi nyatanya…yg kehilangan kerja,kehilangan penghasilan…tidak dapat perhatian sama sekali oleh pmerintah setempat.yg atas hanya bermain di atas..sehingga yg bawah bermain curang pun di spelekan…tak ada tindakan.sangat memprihatinkan…membunuh rakyat kecil scara perlahan,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *