KSK Minta Maaf, Bupati Kuningan: Saya Bantu Sembako!

oleh -
Caption: Dimediasi Nana Mulyana Latif, Ketua KSK Tatang Koswara meminta maaf kepada Bupati Kuningan H Acep Purnama

INILAHKUNINGAN- Sadar perbuatannya salah, Ketua Komunitas Seniman Kuningan (KSK), akhirnya meminta maaf ke Bupati Kuningan H Acep Purnama. Difasilitasi Seniman, pencipta lagu, sekaligus Owner SMK Penerbangan Taufik Mubarok Kuningan, Nana Mulyana Latif, keduanya dipertemukan. Bupati memaafkan.

“Saya Tatang Koswara, ketua umum KSK, memohon maaf kepada pak bupati, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, juga teman-teman seniman atas tindakan kami yang kurang berkenan ketika tempo hari kami ke pendopo. Itu semua karena spontanitas kami.  Kejadian ini untuk pembelajaran kami kedepan,” ungkap Tatang Koswara, dihadapan Bupati Acep, dalam sebuah video






Bupati Kuningan mengapresiasi permohonan maaf itu. Ia pun menegaskan, kepada masyarakat termasuk para pelaku seni apapun wadahnya, bahwa permasalahan tersebut telah selesai.

“Itulah pernyataan tulus dari saudara Tatang Koswara Ketua Umum KSK, yang telah menyadari kekeliruan sekaligus permohonan maaf,” ucap bupati

Sebagai sahabat, bupati ingin tetap bersama dalam suka dan duka. Juga harus saling memaafkan. Bahkan Ia bersama KSK sudah berkomitmen, bagaimana menangani Covid 19.

Ia berjanji akan membantu semampunya para seniman KSK menghadapi masa PPKM. “Salahsatunya, InsyaAllah kita memberikan paket sembako,” sebutnya

Nana Mulyana Latif, jujur masih geram dengan kejadian KSK kemarin. Tapi bagaimanapun juga KSK itu, masih saudara. “Mereka hanya seniman yang lebih menggunakan rasa. Jadi Ia curiga ada orang luar menunggangi, entah untuk kepentingan apa,” katanya

Bahkan dari informasi yang dia dapat, ada beberapa pelaku seni yang memojokkan KSK. Menurutnya itu sangat tidak objektif. Seharusnya, cari dalang utama dari kejadian tersebut, biar tidak ada kesan persaingan antar seniman.

“Kami tadi malam sekaligus bertabayun untuk mencari siapa seharusnya yang bertanggung jawab. Jangan sampai ada yang lempar batu sembunyi tangan dan saudara-saudara kami di KSK yang jadi kambing hitam. Informasi yang saya dapat, bahkan ada penasehat dari Cirebon yang sudah mengundurkan diri,” beber Nana.

Seperti diketahui, saat terjadi unjuk rasa, yang berakhir audiensi di pendopo setda, ada lontaran bersifat mengancam yang memojokan Bupati Kuningan H Acep Purnama.

“Kalau bupati tidak memberikan ruang KSK, maka kami akan ambil tongkat perintah menggerakan seniman se Cirebon Raya, diantaranya Wilayah Ciayumajakuning plus Subang untuk mengepung pendopo,” ancam perwakilan KSK./tat azhari

 

 






















BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *