INILAHKUNINGAN- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, HM Ridwan Setiawan, segera purna bakti. Siapa penggantinya, menjadi sorotan kalangan masyarakat. Tak terkecuali Pengamat Kebijakan Publik, Sujarwo.

Ia mengaku mencium aroma pengisian kekosongan jabatan kadis PUTR nanti, tidak melalui mekanisme lelang jabatan. “Jika pengisian posisi kosong kadis PUTR nanti, akan dilakukan tanpa melalui mekanisme lelang jabatan, tentu semua birokrat yg saat ini menempati posisi eselon 2 B baik kepala badan atau kepala dinas, memiliki peluang sama untuk mendapat kepercayaan sebagai pimpinan Dinas PUTR. Apalagi SKPD satu ini dikenal seksi,” ungkap Sujarwo, Kamis (22/12/2022), kepada InilahKuningan

Namun Ia memastikan pemangku kebijakan, dalam hal ini bupati melalui baperjakat, tidak akan gegabah menempatkan sosok birokrat sebagai kadis pada SKPD yang relatif dinamis itu. Sosok tersebut, kalaupun tidak setangguh HM Ridwan, minimal memiliki ketangguhan yang tidak terlalu jauh dari sosok mantan Sekwan terlama itu.

“Mengingat cukup strategisnya jabatan kadis PUTR, diprediksi pengisianya tidak akan melalui mekanisme lelang jabatan,” ucap Sujarwo

Kendati keputusan akhir siapa yang akan diberi amanah untuk menjadi kadis PUTR sepenuhnya merupakan kewenangan bupati, Ia meyakini bupati akan mempertimbangkan hasil dari uji kompetisi dan evaluasi yang akan segera dilakukan Pemkab Kuningan. Guna mengisi kekosongan, tidak mustahil akan diisi terlebih dahulu oleh pejabat dengan status Plt.
“Posisi Plt bisa ditarik ke atas atau dijabat oleh sekda atau oleh kepala badan/kadis yang dinilai layak dan mumpuni,” katanya

Jika memang di jajaran birokrat eselon 2b tersedia stok berlatar belakang akademis sesuai dengan Tupoksi Dinas PUTR, alangkah eloknya jika bupati memberikan kepercayaan posisi tersebut kepada birokrat bersangkutan. Hal ini jika kekosongan kadis PUTR akan diisi tanpa melalui proses lelang jabatan./tat azhari