INILAHKUNINGAN- Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi perguruan tinggi melalui pelepasan 11 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN-KI) Malaysia Angkatan 14 Tahun 2026. Acara pelepasan dilaksanakan pada Minggu (18/1/2026) di Ruang Rapat Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus 1 UM Kuningan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen pembimbing, serta perwakilan orang tua mahasiswa. Program KKN-KI berada di bawah koordinasi ALPTK PTMA dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 20 Januari hingga 16 Februari 2026 di Malaysia.

Sebanyak 11 mahasiswa UM Kuningan yang terpilih berasal dari berbagai program studi. Dari Program Studi S1 Farmasi yaitu Shinta Nur Sheeva, Nahranisa Nurnafisah Setiadi, dan Nurlaelah Sanatul Hadisah. Program Studi Matematika diwakili oleh Chintia Apriani Khairunnisa, Esty Rahmadini, Raufina Nurannisa, dan Raufani Nurannisa. Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi diikuti oleh Sendy Purnama dan Nadiya Siti Mardiyah. Sementara dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yakni Nida Khoirunnisa dan Rahma Ayu Fauziyah.

Kepala LPPM UM Kuningan, Dr. Oman Hadiana, M.Pd., menyampaikan bahwa KKN-KI merupakan wujud implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan penelitian.

“Melalui KKN-KI, mahasiswa tidak hanya melakukan pengabdian internasional, tetapi juga menjalani proses penelitian yang setara dengan skripsi serta menargetkan luaran berupa artikel ilmiah bereputasi internasional. Ini menjadi pengalaman akademik dan profesional yang sangat berharga,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menegaskan bahwa program KKN internasional merupakan bagian dari strategi besar universitas dalam membangun daya saing global.

“Mahasiswa KKN internasional adalah duta kampus di tingkat global. Program ini memberikan dampak akademik nyata, baik bagi mahasiswa, program studi, fakultas, maupun institusi, termasuk kontribusinya terhadap akreditasi,” tegas Rektor.

Rektor juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga adab, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menampilkan program-program unggulan UM Kuningan selama menjalankan pengabdian di luar negeri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPH UM Kuningan yang diwakili oleh Drs. Rosid Ismail, M.Pd.I., menyampaikan bahwa keberangkatan mahasiswa merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Kalian membawa nama baik Muhammadiyah dan kepercayaan orang tua. Jalani amanah ini dengan sungguh-sungguh, jaga diri, dan jadikan KKN-KI sebagai sarana pembelajaran, pengabdian, serta dakwah,” pesannya.

Dengan pelepasan ini, UM Kuningan berharap seluruh mahasiswa peserta KKN-KI Malaysia Angkatan 14 Tahun 2026 dapat menjalankan program dengan lancar, aman, dan membawa pulang prestasi serta pengalaman internasional yang membanggakan./tat azhari