INILAHKUNINGAN- Meski sudah membantah tidak pernah melakukan pemotongan dana Program Pekarangan Lestari (P2L) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan Tahun 2021 senilai Rp1,7 miliar, Kabid Pengolahan dan Hasil Pangan, HS sebagai penanggungjawab program, terancam gagal, pada Seleksi Terbuka atau Open Bidding Jabatan Tinggi Pratama (JPT) atau Eselon II yang pemenangnya dalam waktu dekat akan diumumkan bupati.

“Kasus ini, meskipun ada praduga tak bersalah, hendaknya menjadi salah satu indikator saat bupati menentukan sosok yang akan dipercaya menjadi Kepala Diskatan Kuningan,” ungkap Pengamat Kebijakan Daerah Kuningan, Sujarwo, Senin (14/12/2021), kepada InilahKuningan

Alasan Sujarwo, karena koordinator dari program P2L disinyalir menjadi kandidat terkuat dari dua kandidat lain yang masuk 3 besar Open Bidding untuk mengisi jabatan kosong kepala diskatan. Ketika bupati memaksakan untuk meloloskan sosok terkuat tadi, lalu melantiknya menjadi pejabat eselon II, dikhawatirkan akan mendapat respon negatif dari masyarakat. Bahkan, menjadi boomerang bagi bupati sendiri. lausanne mollige singles

Kalaupun bupati mengabaikan isu yang kini bergaung dan berpatokan pada azas praduga tak bersalah dan tetap melantik HS sebagai kepala diskatan, memang sah-sah saja. frauen kennenlernen in rapperswil

“Yang akan jadi persoalan, jika aparat penegak hukum kejaksaan akhirnya menemukan ada tindak pelanggaran hukum oleh HS, dan sampai dibawa ke meja hijau serta diputus bersalah oleh pengadilan, tentu akan menjadi preseden buruk bagi roda Pemkab Kuningan,” papar Sujarwo

Kebijakan lain yang sangat mungkin dipilih oleh bupati selaku pengguna dari proses lelang jabatan, khusus untuk posisi Kepala Diskatan Kuningan, keputusan siapa yang akan diberi amanah untuk posisi kadisnya, ditunda untuk sementara dan percayakan kepada PLT, sambil menunggu adanya kapastian hukum.

“Kenyataannya selama ini juga pernah ada posisi PLT yang menduduki posisinya dalam kurun waktu cukup lama, tapi tidak mengganggu kegiatan pada SKPD itu,” kata dia. bs gruppentreffen /tat azhari