INILAHKUNINGAN- Mendongkrak kemampuan Kelompok Tani Wanita (KWT) Kabupaten Kuningan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) turun gunung. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan, BRIN menyasar KWT Sri Mandiri Desa Sembawa, Jalaksana, melalui Pelatihan Teknologi Tepat Guna, Sabtu (16/11/2024)

Pelatihan menampilkan berbagai teknologi dan inovasi terbaru hasil riset para periset dari BRIN agar mampu mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Kuningan.

“Ini menandakan perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kuningan. Juga menunjukan bahwa sector pertanian di Kuningan terus dipantau dan diperhatikan,” ungkap Kepala Diskatan Kuningan Dr Wahyu Hidayah, disela pidato

Wahyu berharap BRIN melakukan uji coba inovasi dan pemanfaatan teknologi baru di Kabupaten Kuningan demi meningkatkan kualitas dan daya saing produk pertanian Kuningan.

Dibeberkan, bahwa Kabupaten Kuningan memiliki core business di bidang pertanian, terutama pada komoditas ubi jalar. Kuningan bahkan menjadi acuan penentuan harga ubi jalar di Provinsi Jawa Barat dan saat ini memiliki tujuh varietas ubi lokal unggulan.

“Diharapkan, kolaborasi dengan BRIN dapat semakin mendukung pengembangan potensi pertanian di Kuningan, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan KWT serta komunitas petani lain,” harap Wahyu Hidayah

Koordinator Pelaksana Fungsi UMKM Deputi Bidang  Pemanfaatan Riset dan Inovasi Aswin Firmansyah berharap, agar hasil riset inovasi yang telah dilakukan dapat bermanfaat bagi pengguna. Dan penerima manfaat dapat merawat serta memanfaatkan mesin yang telah diberikan tersebut./tat azhari