“Goyang” Direktur, Hari Ini Kantor PDAU Kuningan “Digeruduk” Massa

oleh -
Caption: Bupati, Sekda dan SKPD saat bersemangat mendukung kiprah Direktur PDAU Nana Sutisna

INILAHKUNINGAN- Puncak kekecewaan masyarakat Kuningan, terhadap kinerja minus Direktur Perusahaan daerah Aneka usaha (PDAU) Darma Putra Kuningan, dimulai hari ini, Senin (27/09/2021). Ribuan masyarakat dari berbagai elemen, diagenda turun gunung, terjun unjuk rasa, di Kantor PDAU, Komplek Taman Cirendang, Kuningan.

Gerakan massa tersebut, tiada lain untuk menuntut Nana Sutisna, mundur dari jabatannya sebagai direktur PDAU. Selain dinilai tidak mampu memimpin PDAU, tanpa ada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan minusnya keuangan PDAU hingga tunggakan gaji karyawan selama 2 bulan harus ditanggulangi Kuasa Pemilik Modal (KPM) atau Bupati Kuningan, direktur PDAU juga dituding telah menghalalkan nepotisme.


“Direktur PDAU jelas sudah menyalahgunakan kewenangan. Menghalalkan nepotisme. Ada beberapa keluarga, temannya dari luar Kuningan mendadak bekerja di PDAU, langsung punya jabatan. Ini melanggar PP 54 Tahun 2017 pasal 30 tentang Organ dan Pegawai BUMD,” ungkap pentolan Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia (PPHI) Kuningan, Nana Mulyana Latif, Senin (27/09/2021), kepada InilahKuningan

BACA JUGA :  Gilas Banjar 6 Gol, Tim Sepakbola Putri Kuningan “Perkasa”

Pasal 30 itu, disebutkan bahwa setiap orang dalam pengurusan BUMD dalam  satu daerah, dilarang memiliki hubungan keluarga sampai derajat ketiga berdasarkan garis lurus keatas, kebawah, atau kesamping, termasuk hubungan yang timbul karena perkawinan.

Selain nepotisme, masih banyak lagi persoalan PDAU yang sudah diketahui publik. Diantaranya, tidak kreatif merintis usaha lain selain pariwisata, tidak berkontribusi ke PAD, minus keuangan, hampir semua unit usaha baru bangkrut. Yang ada justru menumpuk hutang.

BACA JUGA :  Mau Dihukum Berat? Silahkan Jadi Calo Seleksi Polisi Kuningan

Sebab itu, pihaknya bersama elemen lain meminta bupati segera mengambil tindakan tegas. Tidak plin-plan, berlarut-larut. “Segera pecat direktur PDAU, atau lebih terhormat direktur PDAU silahkan mundur,” tegas Nana, diamini puluhan pentolan elemen lain

Sebagai bentuk keseriusan, Ia bersama elemen lain akan melakukan aksi mengepung kantor PDAU Kuningan. “Jangan salahkan kami. Kami sudah muak, bupati juga belum bisa tegas. Maka, biar kami yang tegas. Kami rakyat lebih berdaulat,” tandas dia./tat azhari   

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *