INILAHKUNINGAN- Belasan mahasiswa, tergabung Aliansi Mahasiswa Kuningan Punya Ruang, menggeruduk gedung DPRD Kuningan, Senin pagi (13/2/2023). Mereka mempertanyakan kinerja DPRD dalam menangani polemik Gagal Bayar APBD Kuningan Tahun 2022.Bukan aksi demo, para mahasiswa ini justru melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD. Ketua Nuzul Rachdy SE didampingi sejumlah ketua fraksi dan komisi, menemui mereka di ruang sidang utama DPRD Kuningan.

Tampak puluhan aparat kepolisian dibantu Sat Pol PP, mengawal jalannya audiensi tersebut. Mereka berjaga-jaga di halaman depan gedung DPRD.

Terdapat 6 tuntutan Aliansi Mahasiswa Kuningan ini. Yakni membuka seluas-luasnya langkah komprehensif eksekutif untuk menyelesaikan permasalahan Gagal Bayar 2022, mendesak SKPD melakukan rasionalisasi program Tahun 2023 tanpa mengurangi pelayanan.

Tuntutan ketiga, mahasiswa mendesak DPRD segera membentuk Pansus Gagal Bayar APBD 2022 guna menelaah, mengkaji akar persoalan. Sehingga masalah tidak terulang di tahun-tahun berikutnya. Point keempat, menuntut Pemkab Kuningan segera menyelesaikan hutang APBD 2022 sesuai janji. Mereka juga menuntut agar bappeda dan bappenda untuk membenahi komunikasi dan manajemen perencanaan program dan anggaran.
Terakhir, mereka meminta DPRD menandatangani naskah kesepakatan dengan forum terkait tuntutannya tersebut./muh