Gerindra “Tantang” Aparat Cek Proyek Sapi Pokirnya Di Kelompok

oleh -
Caption: Masyarakat mengikuti reses Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Bintang, Dede Ismail Tahun 2020

INILAHKUNINGAN- Setelah PDIP, Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, H Dede Ismail, sebagai pemilik pokir ternak sapi terbanyak Tahun 2020, juga membantah proyek ternak sapi dari dana pokok-pokok pikiran, atau pokirnya, bermasalah.

“Yang disebut sapi bodong, kalau penerima fiktif. Dari dinas sudah menjelaskan, kelompoknya, penerimanya, data-datanya komplit. Kalau sudah sesuai, dinas baru kirim sapi ke kelompok,” jelas Deis, sapaan akrabnya, Kamis (16/09/2021), kepada InilahKuningan




Kata Deis, ternak sapi pokirnya itu, penggemukan. Kalau misal sapi dijual oleh kelompok, kembali ke urusan kelompok, tapi harus dibelikan lagi. “Sekarang, tinggal di cek di lapangan semua, disidak. Silahkan,” tantang Deis

BACA JUGA :  3 Kelompok Mahasiswa UNIKU Lolos KBMI Kemendikbud

Pastinya, posisi kelompok mau diapakan sapi ternaknya, itu diluar wewenangnya.Terserah kelompok. Hanya Ia sebagai pemilik dana pokir, memberikan wawasan ke kelompok agar ternaknya diurus. Kalau sudah besar, dijual, harus diputar lagi. Namanya hewan, tahunan diurus, harus beli konsentrat, ngarit dan lain-lain tentu butuh keuntungan.

“Semua bisa dicek lapangan, tidak ada masalah,” tantang Deis lagi

BACA JUGA :  Ada Mayat Misterius Di Sungai Cisande Mekarwangi

Sebab menyangkut nama dirinya, Deis merasa harus klarifikasi. Begitu jumlahnya bervariatif. Ada kelompok diberi 5 ekor, dan 10 ekor. Seperti Desa Dukuh Dalem 5 ekor, Desa Singkup 5 ekor, Bandorasa Kulon juga masing-masing 5 ekor. Ada juga yang 10 ekor./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *