Geram! Dandim Intruksikan “Sikat” Preman Pengganggu Investasi Kuningan, Bambang: Jangan Takut!
INILAHKUNINGAN- Banyak mencuat oknum atau preman-preman penghambat investasi di Kabupaten Kuningan, mengusik Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf Bambang Kurniawan. Ia meminta anggotanya tidak pernah takut oknum atau preman-preman nakal seperti itu.
“Investor-investor masuk Kuningan mulai banyak. Tapi kondisi wilayah jadi tidak kondusif karena ada preman-preman dan oknum mengganggu calon investor. Pada akhirnya investor bisa tidak jadi investasi di Kuningan. Ini menunjukkan betapa lemahnya aparat Negara tidak dapat mereduksi. Kamu jangan pernah takut. Adakan sinergi dengan Polres Kuningan. Kita kikis preman-preman pengganggu pembangunan di Kabupaten Kuningan,” koar Bambang Kurniawan dengan nada keras, tegas, disela Apel Besar bersama ratusan anggotanya, di Halaman Makodim 0615 Kuningan, Senin (06/02/2023), disambut tepuk tangan ratusan anggota.
Ia meminta kepada anggota TNI, untuk memastikan tidak ada lagi preman-preman nakal mempengaruhi investasi di Kabupaten Kuningan, menakut-nakuti, sampai pejabat pemerintah daerah juga takut menerbitkan perizinan. “Itu paling tidak suka saya,” ucap Bambang
Ditegaskan, acuan perizinan diterbitkan tergantung pada persyaratan dan prosedur. Ia bilang, kalau persyaratan administrasi lengkap, prosedur ditempuh, izin harus dikeluarkan. Sebaliknya, kalau tidak mampu memenuhi persyaratan, coret saja investornya. Berarti investor tersebut, tidak mampu.
“Pikiran saya hanya ingin membantu, ada investor dari luar ingin turut membangun Kuningan, supaya Kuningan maju, harus dibantu,” kata dia
Semakin banyak investor ke Kuningan, jelas Bambang, pertumbuhan ekonomi otomatis akan maju. Masyarakat akan menikmati. Tidak mungkin membuka Indomaret misalnya, pegawai diambil dari luar Kabupaten Kuningan. Pastinya diambil dari warga Kuningan. Awalnya tidak punya income, karena bekerja di Indomaret jadi punya penghasilan. Berpikirnya harus seperti itu.
Ia kembali menegaskan kepada anggotanya untuk tidak pernah takut kepada oknum atau preman-preman. Oknum tersebut, perusak suasana. Merasa paling preman. Selalu membuat gaduh. “Kalau ada oknum atau preman-preman nakal, Kasih tahu saya. Nanti saya yang akan hadapi” tegas Bambang./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.