Gangguan Penanaman Modal, Terobati 100 Desa Pinunjul

oleh -Dibaca : 610
Caption: Ratusan masyarakat antusias menyerbu pelayanan perizinan gratis, disela Rakor DPMPTSP Kuningan, di Grage Hotel Spa, Sangkanhurip

INILAHKUNINGAN- Gerak penanaman modal di Kabupaten Kuningan, terhambat akibat Covid 19. Ini diakui Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda, dalam Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Koordinasi Sinkronisasi Pengawasan, Pemantauan, Kegiatan Penyedia Pelayanan Terpadu Perizinan Non Perizinan Berbasis Sistem Pelayanan Berusaha Terintegrasi Elektronik dan Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Tahun 2021, di Grage Hotel Sangkanhurip, Kamis (1/4/2021)

Kata bupati, musibah Covid 19 telah menimpa dunia usaha. Baik pengusaha besar, menengah, kecil, mikro. Produktivitas usaha turun, kredit macet, pemutusan hubungan kerja, hingga turunnya daya beli masyarakat. Akibatnya, angka kemiskinan meningkat.

“Covid 19, telah menghambat penanaman modal. Meski begitu, penanaman modal harus bangkit. Pemerintah harus hadir, beri support, membantu para pengusaha agar tetap exsis, bertahan,” imbau bupati, disela pidato

BACA JUGA :  TNI Awasi Swab Test Aparat Desa Begawat

Meski begitu pula, Ia harus optimis. Ia tetap akan berkomitmen sesuai SK Bupati No 050/KPTS 59-Bappeda/2019 tentang 100 Desa Pinunjul. Yang isinya menetapkan 100 desa unggulan di sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan. 100 desa itu, tersebar se Kabupaten Kuningan.

Kadis Penanaman Modal dan PTSP Kuningan, H Agus Sadeli, menjelaskan, rakor ini untuk memantau perkembangan penanaman modal di daerah. Sehingga diperoleh data dan informasi kesesuaian antara permohonan izin dengan pelaksanaan. Masalah, hambatan pelaku usaha juga bisa diselesaikan.
“Secara umum, rakor ini untuk memberikan gambaran umum UU Cipta Kerja,” imbuh Agus, diamini Ketua Panitia Edi Supriadi.

BACA JUGA :  Asda II “Bongkar” Penyebab Kisruh Air Desa Kaduela

Disela perjalanan rakor, DPMPTSP Juga ternyata memberikan pelayanan perizinan gratis bagi masyarakat umum, di Grage Hotel. Sejak sebelum rakor dimulai, area pelayanan sudah diserbu ratusan warga. Hingga pukul 14.00, sudah ratusan permohonan perizinan masyarakat juga berhasil terlayani./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *