Dikhianati 7 Desa, Kades Cikupa Sendiri Geruduk Pengelola Waduk Darma Kuningan
INILAHKUNINGAN- Ancaman 7 desa penyangga Objek Wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk mengerahkan massa unjuk rasa ke PT Jaswita selaku pengelola, tidak terbukti. Hingga waktunya Rabu (18/2/2026), massa aksi hanya terlihat solo dari warga Desa Cikupa. Adapun 7 desa lain, berikut kepala desanya, tidak ada.
Meski terkesan dikhianati 7 desa tetangganya, Kepala Desa Cikupa Meli Pemilia tetap berdiri tegak, maju menyuarakan aspirasi warganya. Mereka menuntut kesejahteraan adil hak warga kepada PT Jaswita selaku Pengelola Objek Wisata Waduk Darma.
Tuntutannya meliputi pelibatan BUMDes, penyediaan lapak usaha bagi warga lokal saat hari libur, serta realisasi Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk yatim piatu dan fakir miskin di Desa Cikupa.
“Terus terang, saya merasa telah dikhianati desa penyangga Waduk Darma lainnya. Mereka sudah berkomitmen bersama berjuang, tapi mendadak tidak hadir disini,” ucap Kepala Desa Cikupa, Meli Pemilia, dalam orasinya
Meski begitu, dengan suara lantang Ia tidak akan mundur. Nada menyindir 7 desa lain, Ia ingin membuktikan kepada masyarakatnya, bahwa Ia tidak mendapatkan apa-apa dari PT Jaswita. Tujuh desa lain tidak hadir, tentu hak mereka.
“Meski sendirian, saya punya komitmen untuk terus memperjuangkan hak warga Desa Cikupa, warga desa saya,” tandasnya

Ia pun menuntut keadilan konpensasi bagi warga desanya, dimana Desa Cikupa juga terendam genangan Waduk Darma seluas 425 hektar. Ia bahkan membandingkan perlakuan beda PT Jaswita kepada Desa Cikupa dan Desa Jagara, yang dinilai lebih diuntungkan.
“Beri desa kami keadilan,” teriak Meli Pemilia./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.