Buru Anjing Liar, Pasukan Perbakin Serbu Hutan Cibuntu

oleh -
Photo: Wakil Ketua Perbakin Kuningan Ahmad Taufik berfoto bersama pasukannya di Desa Cibuntu

INILAHKUNINGAN– Insiden kematian mendadak 6 domba di peternakan domba, Bukit Erpak Kawasan PT Gegerhalang, Desa Cibuntu, Pasawahan, Kabupaten Kuningan, akibat serangan pemburu liar atau anjing liar, disikapi cepat Pasukan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kuningan.

Sedikitnya 10 personil tembak Perbakin Kota Kuda itu, terjun ke lokasi. Mereka tiba dari berbagai arah atas intruksi Wakil Ketua Perbakin Kuningan, Muhamad Taufik. Titik kumpul terpusat di sebuah warung kopi arah jalan Desa Cibuntu. Atau 500 meter sebelum lokasi.

Medan berat berbatu, membuat pasukan perbakin harus bersatu dalam 2 mobil offroad. Pukul 14.00, mereka meluncur lengkap dengan unit senjata. Tapi baru 1 jam, mereka sudah kembali karena anjing-anjing liar yang menyerang domba-domba peternak hingga 3 kali sejak Februari 2021 tersebut, diduga kuat berasal dari bukit Desa Seda.

Arah perburuan pasukan perbakin, pun diubah, menuju Hutan Desa Seda. Menurut Wakil Ketua Perbakin Kuningan, Ahmad Taufik, anjing-anjing liar penyerang domba peternak Desa Cibuntu ini, kemungkinan besar anjing-anjing pribadi yang tengah bermain kemudian melihat domba, lalu menyerangnya.

“Bisa juga anjing-anjing pemburu yang sedang berburu, kemudian hilang. Akibatnya menjadi anjing liar. Akibat lapar, anjing-anjing itu memangsa domba-domba itu,” terang Taufik, disela perburuan, Selasa (18/10/2021), kepada InilahKuningan

Apapun status anjingnya, menurut Taufik, anjing-anjing liar penyerang domba peternak ini harus diburu, supaya tidak lagi ada korban domba mati. Sehingga merugikan peternak. Apalagi domba-domba diserang, adalah domba program dari coorporate social responsibility atau CSR beberapa perusahaan, yang ditargetkan pengiriman bantuannya untuk peternak Desa Cibuntu mencapai 1.000 ekor.

“Ini baru terkirim 40 ekor lebih. Jangan sampai pemberi bantuan kapok karena domba-dombanya diserang anjing liar. Maka itu, kita sikapi ini, melalui perburuan hingga tuntas,” tegas Taufik./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *