Bupati Izinkan Exsplorasi Geothermal Gunung Ciremai 38.560 Hektar

oleh -Dibaca : 1.076
Caption: Sekda DR H Dian Rachmat Yanuar memimpin Rapat Penjelasan Teknis Exsplorasi Gheoternal Gunung Ciremai, Kementrian ESDM RI

INILAHKUNINGAN- Isu panas bumi, atau geothermal Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, kembali mencuat. Dibawah kendali Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemkab Kuningan tidak bisa menolak.

“Prinsipnya Pemkab Kuningan, mendukung sepenuhnya eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ciremai. Dimana, potensinya  bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit energi tenaga listrik berkekuatan watt besar,” ungkap Sekda Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar, disela Rapat Penjelasan Teknis Pelaksanaan Kegiatan survey 3 G (Geologi, Geofisika, dan Geokimia) bersama Kementerian ESDM RI, di Ruang Rapat Linggajati Setda Kuningan, Kamis (10/06/2021)


Pemkab Kuningan juga, tentu berharap dukungan sepenuhnya dari seluruh stakeholder. Sebab geothermal, dapat bermanfaat untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :  Dituding Paseban Sewenang-Wenang, Bupati “Berang”

Koodinator Pelayanan dan Bimbingan Usaha Panas Bumi Kementerian ESDM RI, Edi Indiarto, menjelaskan, energi geotermal adalah energi panas yang terbentuk di dalam kerak bumi. Di mana Indonesia memiliki potensi energi terbarukan geothermal terbesar di dunia. Namun, saat ini pemanfaatan potensial tersebut belum maksimal.

“Energi geothermal dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik. Dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak sebagai sumber tenaga listrik. Kebijakan pemanfaatan energi geothermal, secara serius akan dapat mengatasi krisis listrik di Indonesia,” kata dia

BACA JUGA :  Di Kuningan, Bakrie Grup Bakal Qurban 10 Ekor Sapi

Untuk WKP atau Wilayah Kerja Panas Bumi di kawasan Gunung Ciremai, disebutkan Edi mencapai 38.560 Hektar. Selain sebagai sumber energi listrik, pemanfaatan lain dari panas bumi di kawasan Gunung Ciremai adalah pemanfaatan langsung, atau non listrik seperti wisata, agrobisnis, dan perternakan.

“Karakteristik geothermal ini, sumber energi bersih, ramah lingkungan terbarukan, bebas resiko kenaikan harga  bahan bakar fosil, tidak dapat diekspor, tidak memerlukan lahan yang luas, dan tidak tergantung cuaca,” jelas Edi./tat azhari

BACA JUGA :  11 Pegawai Positif Covid, 2 Unit BRI Tutup Sementara

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *