Branding Kopi Ciayumajakuning Andalkan Kopi Kuningan, Ini Potensi Besarnya
INILAHKUNINGAN- Potensi kopi Kabupaten Kuningan, ternyata besar. Dalam Forum Group Discussion (FGD) Branding Kopi Ciayumajakuning, bertajuk Penguatan Identitas Kopi Lokal Menuju Go Global, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Selasa (24/9/2024), Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (Diskatan) Kuningan, Dr Wahyu Hidayah, membeber potensi wah kopi kabupaten berjuluk Kota Kuda ini.
Wahyu Hidayah mengingatkan pentingnya mengembangkan strategi pemasaran efektif untuk meningkatkan penjualan. Seperti pemanfaatan media sosial, membuat kemitraan dengan perusahaan, inovasi produk, dan mengikuti event seperti pameran kopi untuk memperkenalkan produk secara lebih luas.
“Kabupaten Kuningan memiliki kondisi iklim dan tanah sangat mendukung untuk pertumbuhan kopi berkualitas. Juga memiliki keanekaragaman jenis kopi di tanam oleh petani. Hal ini merupakan potensi besar untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan petani kopi,” papar Wahyu Hidayah, dalam pemaparan
Wahyu Hidayah kemudian membeber data sebaran kopi di Kabupaten Kuningan. Untuk kopi robusta tersebar di Kecamatan Cilebak, Subang, Selajambe, Darma, Ciniru, Hantara, Cilimus dan Karangkancana. Kopi Arabika tersebar di Kecamatan Cilebak, Darma, Cigugur, Cilimus dan Mandirancan.
Kemudian Kopi Liberika tersebar di Kecamatan Subang, Darma, Cigugur dan Cilimus. Dengan luasannya, untuk Kopi Robusta seluas 1.485,25 Ha, Kopi Arabika 87,07 Ha, dan Kopi Liberika 1,85 Ha. Adapun jumlah produksi Kopi Robusta sebanyak 472,06 ton, Kopi Arabika 26,22 ton dan Kopi Liberika sebanyak 1,5 ton.
Ditegaskan Wahyu, bahwa perluasan areal tanam kopi perlu dilakukan. Proses budidaya kopi juga berperan penting dalam peningkatan produksi kopi di Kabupaten Kuningan. Hal tersebut dilakukan, melalui pengembangan varietas unggul, peningkatan teknik budidaya, pengelolaan lahan yang baik dan pengembangan infrastruktur. Melalui pengidentifikasian yang kuat, akan membantu kopi lokal bersaing di pasar Nasional maupun global.
Untuk pengembangan kopi lokal go global, Wahyu Hidayah, juga mengingatkan pentingnya u membangun kepercayaan konsumen melalui branding indikasi geografis (GI). Konsumen mencari ciri khas asal dan kualitas saat memutuskan apa yang akan dibeli. Penggunaan label GI menghubungkan produk dengan warisan dan reputasi lokal dengan menawarkan jaminan asal dan karakteristik tertentu./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.