Asik! Kuningan-Bandung Hanya 2 Jam Berkat Tol Cisumdawu, Februari 2023 Beroperasi

oleh -

INILAHKUNINGAN- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Tol Cisumdawu atau Tol Cileunyi Sumedang Dawuan penghubung Majalengka-Bandung, dipastikan bisa beroperasi, pada Februari Tahun 2023.

Terhubungnya Tol Cisumdawu, akan membuat perjalanan dari Kabupaten Majalengka ke Bandung hanya butuh waktu 1 jam saja. Begitu jarak Kabupaten Kuningan ke Bandung semula 4 jam, bisa terpangkas hingga 2 kali lipat atau hanya perlu 1 jam 54 menit atau hanya 2 jam.


Tidak sekadar terhubung, Tol Cisumdawu juga akan membuat Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, kembali bergairah dengan ada pasar penerbangan dari Bandung. Tol Cisumdawu, juga gairah Bandara Kertajati Majalengka, bisa membuat posisi Kabupaten Kuningan sebagai penyangga Ciayumajakuning makin kuat.

“Target Tol Cisumdawu dituntaskan pada akhir Februari 2023,” ucap Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono

Menurut Basuki, meski pengelola meminta tol dioperasikan pada Maret 2023, tapi Ia meminta agar dipercepat menjadi Februari 2023.

Pasalnya, pembangunan hanya menyisakan di Seksi 4, Seksi 5 dan Seksi 6. Bahkan di Seksi 6A dan Seksi 6B progresnya sudah 100 persen.

Basuki menambahkan, Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 62 km sangat penting untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban.

Juga untuk pengembangan ekonomi kawasan Pantura Jawa Barat, mulai dari Cirebon, Indramayu, Majalengka hingga Kuningan (Ciayu Majakuning) Jawa Barat.

Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km telah beroperasi sejak Januari 2022 dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km progres fisik sudah 94,7 persen tinggal menyelesaikan pekerjaan lereng dan lanskap.

Secara keseluruhan Seksi 3-6 yang dikerjakan oleh BUJT sepanjang 33,21 km. Seksi 3 Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100 persen.

Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka – Legok sepanjang 8,20 km konstruksinya untuk Seksi 4A sebesar 87,93 persen dan Seksi 4B sebesar 58 persen.

Seksi 5 Legok – Ujungjaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya untuk 5A sebesar 60,9 persen dan 5B sebesar 63 persen.

Sedangkan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres untuk 6A sebesar 98,2 persen dan untuk 6B sudah 100 persen progres fisiknya./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan