Aneka Lomba Religi Yayasan Darul Ilmi Mekarsari, Maknai Maulid Nabi

oleh -
Caption: Santri Yayasan Darul Ilmi Desa Mekarsari tampil mengesankan dalam Puncak Maulid Nabi Muhammad SAW

INILAHKUNINGAN- Santri Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Arrohman dan Madrasah Diniyah (MD) Nuurus Shofa dibawah Yayasan Darul Ilmi Ar Rohim, Desa Mekarsari, Cipicung, Kabupaten Kuningan, tidak mau melewatkan Maulid Nabi Muhammad SAW tanpa makna.

Aneka lomba religi menarik digulir. Antara lain, lomba dai cilik, murotal, adzan, bacaan sholat, lomba doa sehari-hari dan banyak lagi. Puncaknya, di halaman MD ada penampilan santri PAUD Arrohman dan santri MD Nuurus Shofaa. Berikutnya, pembagian hadiah dari berbagai lomba. Diakhiri pembacaan Sholawat Nabi.


Seluruh rangkai acara, disaksikan antusias aparat desa, tokoh masyarakat, wali santri hingga ratusan masyarakat Desa Mekarsari.

BACA JUGA :  Maknai Maulid Nabi, Ini Pesan Ketua KPK Firli Bahuri Bagi Pejabat Kuningan

“Yayasan Darul Ilmi Arrohim ini sudah ada sejak tahun 2007 silam. Saat itu, diawali mengaji anak-anak di lingkungan Mushola Jamaatus Sholihin wakaf dari Abah Haji Sudanta. Seiring perkembangan, dibentuk Madrasah Diniyah Nuurus Shofaa. Alhamdulillah sampai saat ini, MD Nuurus Shofa sudah meluluskan 14 angkatan,” ungkap Sesepuh, sekaligus Pembina Yayasan Darul Ilmi Arrohim, KD Abdurohim, kepada InilahKuningan

BACA JUGA :  Maulid Nabi! Warga Puri Asri 3 Santunan Dan Bangun Jalan Makam-Rumah Katil

Kemudian, memasuki tahun ajaran 2021/2022 Yayasan Darul Ilmi Arrohim memiliki PAUD Arrohman dengan jumlah 18 siswa. Baik PAUD maupun MD, kini memerlukan sarana dan prasarana memadai.

“Maka, kami ingin kedepan MD Nuurus Shofa memiliki gedung sendiri, lebih refresentatif untuk Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM), karena selama ini masih menggunakan ruang samping mushola,” kata dia

Ketua Yayasan Darul Ilmi Arrohim, Moh Saiful Anwar SHI, menyebut, rangkaian giat keagamaan ini sebagai bentuk rasa cinta santrinya terhadap Nabi Muhammad SAW. Tentu seraya berharap, baik guru maupun santri mampu melakukan sesuatu yang terbaik dalam bentuk karya, kreasi, inovasi dan kegiatan positif lain kedepan. Demi kemajuan lembaga keagamaan.

BACA JUGA :  Cinta Rosulullah, Warga Jalaksana Pawai Obor Sampai Test Tahfidz

“Tdak kalah penting, seluruh santri tetap istiqomah dalam menjunjung tinggi budi pekerti disertai akhlakul karimah. Sehingga generasi bangsa unggul kedepan terbangun,” imbuhnya./tat azhari

 

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *