Akhirnya, Proyek Curug Go’ong Disegel

oleh -Dibaca : 10.853
Caption: Aparat Satpol PP berhasil menyegel Proyek Curug Go'ong

INILAHKUNINGAN- Proyek Curug Go’ong, akhirnya disegel Aparat Satpol PP Kuningan, Senin (20/07), pukul 11.00. Didampingi aparat kepolisian, dan TNI, proses penyegelan, berakhir aman terkendali.

Aparat Satpol PP bergerak dari sisi atas, area Curug Go’ong. Mereka langsung menuju titik proyek milik Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur guna melakukan tugas penyegelan. Berbeda dengan rombongan massa Ormas Islam, yang bergerak longmarch dari lapangan Desa Cisantana, lalu masuk dari gang bawah.

Teriakan “Allahu Akbar” terus menggema di sepanjang jalan. Tapi dalam jarak sekitar 300 meter jalan setapak, massa ditahan oleh puluhan aparat gabungan yang tidak mengizinkan  massa Ormas Islam masuk area penyegelan guna menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Di area proyek sendiri, tampak lengang. Tidak ada satu pun pekerja, apalagi pihak keluarga Paseban dilokasi. Tidak ada perlawanan. Area proyek untuk pemakaman Pangeran Djatikusuma beserta istrinya dengan tanda Batu Satangtung setinggi 3 meteran tersebut, hanya dipenuhi aparat.

Akhirnya, penyegelan berhasil tanpa kendala berarti. “Dasar kita Perda No 13 Tahun 2019 Pasal 5 huruf g. Itu bangunan bukan gedung, berupa monument tugu, atau situs. Jadi mesti memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan,red). Tapi sejauh ini, Keluarga Paseban tidak memperlihatkan perizinan. Maka, untuk keamanan masyarakat kita segel,” tegas Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kuningan, Ujang Jahidin, kepada InilahKuningan

Ia bersyukur, proses penyegelan kondusif. Keluarga Paseban juga tidak terlihat samasekali di lokasi. Padahal sudah Ia sampaikan rencana penyegelan ini. Mungkin karena melihat massa seperti ini. “Mungkin dalam rangka ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat,” kata Ujang

Setelah penyegelan, Satpol PP akan menunggu dulu selama 14 hari agar Keluarga Paseban menyelesaikan perizinan. Jika perizinan tetap tidak ada dalam waktu 14 hari, maka Ia akan memerintahkan Keluarga Paseban untuk membongkar sendiri bangunan Proyek Curug Go’ong, yang disinyalir masyarakat Desa Cisantana akan dijadikan tempat pemujaan itu.

“Perintah kita berlaku selama 30 hari agar pihak Paseban membongkar sendiri. Kalau tidak juga digubris, maka akan dibongkar paksa oleh Pemkab Kuningan,” terang Ujang./azhari

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *