Sekda Dian Takjub, Ada Wayang Usia 200 Tahun Di Paseban Tri Panca Tunggal Kuningan
INILAHKUNINGAN– Diawali Tari Wayang Adipati Karna, sebagai simbol pentingnya memiliki jiwa patriotisme bangsa, Paseban Tri Panca Tunggal memamerkan sejarah wayang, dalam rangkai Seren Tahun, di Ruang Jinem atau Panjinakan.
Pameran Wayang bertajuk “Merawat Pusaka Budaya Nusantara, Menggali Nilai Budaya Bangsa melalui Tradisi Wayang, dibuka oleh Dirjen Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI, Hilmar Farid. Ikut hadir Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar, dan Anggota DPRD Rana Suparman.
Sekda Dian menegaskan, bahwa Seren Tahun merupakan bagian bukti nyata kerukunan beragama dan sosial budaya di Kabupaten Kuningan. Ini miniatur Indonesia. Apalagi melibatkan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama suku maupun latar belakang lain.
“Sepakat momentum hari ini, sebagai sarana untuk memperkuat tali persatuan dan kesatuan, sekaligus melestarikan budaya adiluhung. “Untuk pelestarian wayang perlu kita jaga dan rawat. Wayang sarat filosopi tokoh, menggambarkan kehidupan. Apalagi Paseban memiliki wayang berusia ratusan tahun,” papar Bakal Calon Bupati Kuningan 2024 ini
Ratu Dewi Kanti Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur, juga menegaskan, bahwa bahwa Paseban Tri Panca Tunggal sudah berdiri 1960, tetap terus merawat dan melestarikan warisan leluhur. “Apa yang kami miliki, bahwa Ini adalah persembahkan untuk Indonesia,” ucap dia
Selain Wayang golek di Kuningan, ada Wayang kulit berusia 200 tahun. Yaitu Wayang Kulit corak Gehang Kinatar. Wayang ini, menjadi satu-satunya yang tersisa dari periode itu, dengan kaalitas yang masih orisinil dan prima.
“Wayang Gebang Kinatar ini berkali-kali mendapat pujian dan perhatian khusus dari banyak pemerhati budaya seperti Almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Prof Mattew Isac Cohen dari Yale University,” kata Ratu Dewi Kanti
Menurut dia, mereka sangat takjub mengamatinya. Yakni melihat dari tingkat kehalusan ukiran gringsing, dimana permukaan kulit wayang dapat menyerupai permukaan serat kain kelambu. Sehingga dapat ditembus cahaya secara utuh./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.