INILAHKUNINGAN- Sebanyak 74 siswa kelas XI SMA Binaul Ummah Kabupaten Kuningan terjun dalam Praktik Pengalaman Fiqih Dakwah (PPFD). Dua siswa SMPN menjadi sasaran. Yaitu SMPN 1 Ciawigebang dan MTsN 1 Kuningan,

Dalam PPFD bertajuk “Meningkatkan Kualitas Akhlaq dan Ibadah Kaum Zilenial di Era Digital” ini, mereka bertindak sebagai da’i. Mereka mempraktikan ilmu yang didapat di SMA Binaul Ummah seputar tahsin, tahfidz, akhlaq hingga ibadah kepada 1.662 siswa SMPN dan MTsN tersebut sejak 3 hingga 8 April 2023.

“Ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami. Semoga kedepan bisa menjalin kerjasama berkelanjutan,” harap Kepala SMPN 1 Ciawigebang, Subagio, kepada InilahKuningan

Ia menyarankan agar siswa SMPN 1 Ciawigebang bisa melanjutkan ke SMA Binaul Ummah, karena alumni SMPN 1 Ciawigebang yang juga Alumni SMA Binaul Ummah telah di terima di UGM Jurusan Teknik Nuklir dan UIN Surakarta lulusan Tahun 2022.

Kesan mendalam juga dirasakan oleh para siswa di kedua sekolah tersebut. Saat penutupan, mereka begitu merasa kehilangan karena para kakak pembimbingnya berpamitan. Tidak sedikit dari mereka memberikan kenang-kenangan berupa bingkisan menarik untuk para santri SMA Binaul Ummah.

Kepala SMA Binaul Ummah Kuningan, Dian Nurdiaman menjelaskan, bahwa SMA Binaul Ummah merupakan lembaga pendidikan dibawah naungan Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan yang merupakan salah satu yayasan pendidikan dengan berbasis dakwah dan tarbiyah. Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan menyelenggarakan pola pendidikan islam terpadu yang mengintegrasikan pendidikan sekolah formal dan pendidikan kepesantrenan, dan saat ini SMA Binaul Ummah terpilih sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak.

“Struktur kurikulum yang diterapkan di SMA Binaul Ummah juga terintegrasi dengan struktur kurikulum khas Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan,” kata Dian

Hal yang dirasakan, salah satunya adalah mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti yang dipecah menjadi tujuh mata pelajaran. Yaitu Al-qu’ran dan Ilmu Qur’an, Hadits dan Ilmu Hadits, Fikih dan Ilmu Fikih, Akidah dan Akhlak, Sejarah Islam, Tsaqofah Islam dan Fikih Dakwah.

Dari ketujuh mata pelajaran tersebut, terdapat dua mata pelajaran yang merupakan mata pelajaran khusus khas Pondok Pesantren Binaul Ummah Kuningan. Salah satu mata pelajaran tersebut adalah Fikih Dakwah. Fikih dakwah adalah pembahasan dalam ilmu fikih yang mengkhususkan diri pada kajian tentang prinsip-prinsip dakwah (aturan mengingatkan kepada kebaikan oleh seorang da’i atau penceramah.

Fikih Dakwah menyajikan berbagai resep dakwah, utamanya menyangkut prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah dakwah sebagai acuan bagi da’i dalam bertindak terhadap kemungkaran, sekaligus koreksi atas banyaknya fenomena penyimpangan di jalan dakwah. Mata pelajaran ini diambil berdasarkan hal yang telah disinggung diawal bahwa pondok pesantren Binaul Ummah Kuningan adalah pondok pesantren yang berbasis dakwah dan tarbiyah.

“Berdasarkan hal itulah, siswa SMA Binaul Ummah selain sebagai siswa, mereka juga sebagai da’i akan belajar bagaimana merealisasikan dan menerapkan prinsip-prinsip dakwah tersebut dan belajar mengenai penerapannya di lapangan. PPFD sendiri, adalah salah satu sarana para santri untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip dakwah yang di praktikan dalam sebuah kegiatan di SMP/MTs/sederajat,” jelas Dian, yang juga Ex-Ketua Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) Wilayah Cirebon ini./tat azhari