Kejadian tersebut dianggap wajar olehnya, karena Hanyen Tenggono adalah bacaleg potensial. Juga termasuk ikhtiar politik, baik dari Hanyen Tenggono sendiri maupun pihak parpol. Namun dari banyak komunikasi politik terjadi, Cucu menegaskan, Hanyen Tenggono pasca mundur dari Bacaleg Dapil I Partai Gerindra, sekaligus keluar dari Partai Gerindra, masih belum bisa mengambil keputusan politik lain.  

Ditanya apakah sudah ada kembali komunikasi dari Partai Gerindra Kuningan pasca pernyataan mundur, Cucu mengaku belum ada lagi komunikasi lagi hingga saat ini. Karena mungkin Ketua DPC Partai Gerindra H Dede Ismail masih dalam kondisi berduka setelah Ibundanya wafat.

“Sejauh ini, kita masih ikhtiar untuk mungkin pindah ke parpol lain. Mohon doa restu saja, semoga semua berjalan lancar. Sehingga ada keputusan terbaik,” harap Cucu./tat azhari