19 Tim Medis RSUD 45 Positif Covid 19

oleh -Dibaca : 11.311
Photo: dr Deki Saefullah

INILAHKUNINGAN- Mengejutkan. Sebanyak 19 tim medis RSUD 45 Kuningan terkonfirmasi positif terpapar Coronavirus Desease, atau Covid 19. Hasil itu, muncul dari hasil swab massal internal tahap I RSUD 45 Kuningan.

19 positif berasal dari 65 personil ter-swab test. “Konfirmasi positif swab test ada 19 dari 65 orang yang di swab pertama. Sebanyak 18 itu tenaga kesehatan, 1 cleaning service UGD (Unit Gawat Darurat,red),” aku Direktur RSUD 45 Kuningan, dr Deki Saefullah, Senin (03/08) kepada InilahKuningan


Dari 18 tim medis positif, ada 4 dokter interensif, dan 3 dokter RSUD 45, sisanya perawat. Status mereka OTG, atau Orang Tanpa Gejala. Biasa saja. Jika tidak ada program swab massal, mungkin tidak akan ada masalah.

BACA JUGA :  713 Ruang SD Rusak Berat

Jangankan RSUD 45 Kuningan, semua dinas ketika di swab tes massal apakah yakin bisa hasilnya nol persen. “Kita (RSUD 45,red), itu karena ada program swab massal dari pemerintah. Awalnya gak tahu, santai saja. Tapi dari hasilnya, ada 19  terkonfirmasi positif, petugas agak down,” aku dia

Sebetulnya, menurut dr Deki, protokol kesehatan RSUD 45 Kuningan sudah bagus. Ia curiga virus ini datang dari luar, atau petugas dari luar. Bukan orang dalam asli.

BACA JUGA :  BPKAD Tebar 700 Sembako

Bisa dicontohkan, pernah selama bertugas selama 3 bulan, semua petugas Tim Covid 19 di swab, terutama petugas inti, tetapi hasilnya semua negatif. “Artinya dengan mereka menggunakan APD level 1 lengkap, itu aman. Itu mereka sudah melaksanakan tugas 3 bulan. Tapi hasil swab saat itu, negatif,” tutur dr Deki

Justru perawat level II, atau penunjang yang melayani umum di UGD, atau ruangan umum, yang bukan Covid 19, mungkin mereka terlalu santai, terlalu menggampangkan. Indikasi lain, kunjungan keluarga pasien ke RSUD 45 Kuningan, juga sulit di pantau, sulit di kontrol. Terlebih Idul Adha kemarin.

BACA JUGA :  Bupati Indikasikan Tolak Legalitas Komunitas AKUR

“Itu yang saya khawatirkan, kita terlalu longgar. Entah internal kita yang membawa atau pengunjung yang datang. Apalagi sebelumnya, lingkungan RSUD 45 memang sudah rawan,” tandas Deki./tat azhari

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *