INILAHKUNINGAN- Sebagai Sekolah Axioo Class Program Grade A Rujukan Nasional, atau satu-satunya di Indonesia, SMK Pertiiw Kuningan terus dikunjungi banyak SMK dari berbagai dfffaerah di Indonesia. Terbaru Kamis (5/2/2026), sebanyak 12 SMK luar Jawa Barat, hingga luar Pulau Jawa.

Mereka belajar ke SMK Pertiwi Kuningan, sekaligus melihat langsung program program link and match yang sudah berhasil di implemantasikan di SMK Pertiwi Kuningan. Kunjungan tersebut, ternyata menjadi salah satu syarat bagi mereka untuk bekerja sama dengan AXIOO Class Program.

Perlu di ketahui, Axioo merupakan Brand Ternama produk laptop dan komputer buatan Indonesia, SMK Pertiwi Kuningan sendiri merupakan sekolah percontohan AXIOO secara Nasional.

Sebagai sekolah perintis Axioo Class Program sejak 2013, SMK Pertiwi Kuningan mendapat Label Grade A dikarenakan Fasilitas Ruang Praktek di SMK Pertiwi Kuningan sudah lengkap dan berstandar Industri Axioo. Yaitu adanya Smart Factory, sebuah ruang praktek perakitan laptop yang sama persis dengan di pabrik Axioo di Jakarta.

Ruang praktek tersebut, melatih siswa untuk bisa magang dan bekerja di pabrik perakitan Laptop Axioo, Selain itu juga memiliki laboratorium komputer canggih V Lab Gear dengan komputer praktek tercanggih yang bisa menghemat daya 30%, Laboratorium Robotika Makeblock, Ruang Praktek Jaringan Komputer LS Cable System, Axioo Smart Class Room Kelas yang di tunjang dengan Learning Manajemen System yang meningkatkan kualitas Pembelajaran berbasis Digital di dalam kelas.

Selain itu, memiliki Asaba Drone Academy yang merupakan praktek pelatihan Drone, Axioo Sentra Digital merupakan porgram wirausaha axioo menjadi dealer Laptop dan Komputer Axioo yang melayani Sales, Sparepart, Service, Layanan Purna Jual termasuk klaim Garansi Resmi semua produk Axioo, serta adanya BCACash Manajement pusat pelatihan untuk siswa menjadi teknisi dan pengelola 14.000 ATM BCA.

Program vokasi ini untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk magang dan bekerja di industri keunggulannya adalah ketika sekolah pun siswa sudah produktif bisa mendapatkan penghasilan.

 Berikut nama SMK belajar ke SMK Pertiwi Kuningan:

  1. SMK Boash 1 Bogor (SMK Taruna Terpadu 1)
  2. SMK Negeri Cipatujuh Tasikmalaya
  3. SMK Batu Jaya 1 Ceper Klaten
  4. SMK Trisma Bekasi
  5. SMK Asyifa Depok Cirebon
  6. SMK Khazanah Kebajikan Tanggerang selatan
  7. SMK Negeri 1 Banyuasin III – Sumatera selatan
  8. SMK Negeri 1 Simpang Katis – Bangka Belitung
  9. SMK Muhammadiyah 1 Rawabening – Sumatera selatan
  10. SMK Yapis Teknologi Informasi dan Komunikasi – Biak Numfor Papua
  11. SMK Negeri 1 Batumandi – Kalimantan selatan
  12. SMK Negeri 2 Barru – Sulawesi selatan

“Alhamdulillah hari ini kami kedatangan 12 SMK dari dalam dan luar jawa,” ucap Kepala SMK Pertiwi Kuningan, Dea Ariana Vamitrianto, kepada InilahKuningan

Jika di hitung hitung, total Lembaga Pendidikan baik Yayasan, SMK, Politeknik, Lembaga Kursus, Sekolah Tinggi yang pernah berkunjung ke sekolah kami lebih dari 500 intitusi pendidikan. Baik yang berkunjung sebagai bagian dari kerjasama Axioo Clas Program ataupun sebagai bagian dari kerjasama Kelas Khusus Yamaha Grade A. Adapula yang studi banding secara kelembagaan, hal ini merupakan kebanggaan buat sekolahnya karena bisa berbagi pengalaman dan ilmu ke sekolah atau lembaga lain.

Giat Benchmarking itu sangat di butuhkan. “Kami sangat senang jika kegiatan ini bisa  bermanfaat dalam meningkatkan pendidikan. Selain itu juga hal ini menjadi kebanggaan Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat karena banyak sekolah dari luar Jawa Barat dan luar Jawa datang ke sekolah kami. Contohnya, jauh jauh dari Papua datang ke sekolah kami agar bisa menerapkan program link and match di sekolahnya,” ungkap Dea

Kegiatan ini juga tentu untuk saling sharing pengalaman dan program untuk mencari solusi dan menjawab tantangan untuk pengkatan kualitas pendidikan vokasi terutama dalam rangka upskilling guru.

Kedepan Ia berkomitmen terus meningkatkan program karena Vokasi tidak terlepas dari teknologi yang terus berkembang secara massif. Yang menjadi targetnya adalah di bukanya kelas AI (kecerdasan buatan) tahun ini dan Kelas Kerjasama Internasional untuk menyalurkan lulusan bekerja dan bersekolah di luarnegeri.

“Yang telah di buka adalah kelas Jepang dan kelas Jerman. Kelas ini dikhususkan untuk siswa yang berminat bekerja di Jepang dan Jerman. Untuk menunjang program ini di buka juga program kursus tambahan untuk siswa, seperti kursus mengemudi, pengelasan, coding, bahasa asing, conten creator dan lain-lain,” imbuhnya./tat azhari